The Living Law

KESHALIHAN “THE LIVING LAW” HUKUM ISLAM

DALAM HUKUM POSITIF

(Sebagai Pedoman Perilaku Hakim)


Penulis : SITI JANNATUL HILMI, MA.

KETUA PENGADILAN AGAMA TALIWANG

 

  1. PENDAHULUAN

Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah menyatakan bahwa Barang siapa yang meresapi syari’at Islam, menelaah kesempurnaannya, dan bersedia menggali nilai-nilai positifnya untuk kemaslahatan umat manusia, serta menyadari bahwa yang menjadi cita-cita hukum syari’at Islam adalah Puncak Keadilan yang dicita-citakan oleh seluruh umat manusia, suatu keadilan yang tidak ada lagi keadilan diatasnya, dan kemaslahatannya yang tidak ada lagi  yang melebihi muatan kemaslahatannya,  niscaya jelas baginya bahwa hukum acara yang dipraktikkan sepanjang sejarah dalam Peradilan Islam merupakan komponen syari’at Islam   sebagai satu sub dari sub sub sistemnya. Karenanya, orang yang memahami filosofinya dan mampu menerapkannya secara proporsional, tidak akan memerlukan lagi hukum acara yang lainnya.

Selengkapnya: The Living Law